Slatri, 5 Mei 2026 – Pemerintah Kecamatan Karangkobar melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ketahanan Pangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program ketahanan pangan desa yang dikelola melalui BUMDes berjalan dengan baik, sesuai perencanaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim dari Kecamatan Karangkobar melakukan pemeriksaan administrasi sekaligus peninjauan langsung terhadap unit usaha BUMDes yang menjadi fokus pengembangan ekonomi dan ketahanan pangan desa.
Adapun bidang usaha yang menjadi fokus monitoring dan evaluasi meliputi:
1. Bidang Perikanan
Unit usaha perikanan yang dikelola BUMDes difokuskan pada budidaya ikan sebagai upaya mendukung ketersediaan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa. Dalam monitoring ini, tim meninjau kondisi kolam, proses pemeliharaan ikan, pemberian pakan, hingga potensi hasil panen yang dapat dipasarkan kepada masyarakat sekitar.
2. Peternakan Ayam
Usaha peternakan ayam menjadi salah satu program unggulan dalam mendukung kebutuhan protein hewani masyarakat. Tim monev meninjau kondisi kandang, sistem pemeliharaan, kesehatan ternak, serta manajemen pakan agar produktivitas usaha tetap terjaga dan dapat memberikan hasil yang optimal.
3. Ternak Kambing
Bidang usaha ternak kambing dikembangkan sebagai salah satu investasi jangka menengah yang bernilai ekonomis. Monitoring dilakukan pada kondisi kandang, jumlah populasi ternak, kesehatan kambing, serta pola pengelolaan yang diterapkan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
4. Pangkalan Gas LPG
Selain sektor pangan dan peternakan, BUMDes juga mengelola unit usaha pangkalan gas LPG sebagai bentuk pelayanan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat. Tim monitoring meninjau legalitas usaha, pencatatan distribusi, stok ketersediaan gas, serta pelayanan kepada masyarakat agar pendistribusian berjalan lancar dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, tim monev meninjau perkembangan usaha, pengelolaan administrasi, pemanfaatan anggaran, serta keberlanjutan program agar unit usaha yang dikelola BUMDes dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Selain sebagai bentuk pengawasan, monitoring dan evaluasi ini juga menjadi sarana pembinaan bagi pengurus BUMDes agar pengelolaan usaha semakin profesional, transparan, dan berkelanjutan. Pemerintah Kecamatan Karangkobar berharap seluruh unit usaha yang telah berjalan dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi desa.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengurus BUMDes, serta partisipasi masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan desa dapat semakin kuat dan mendorong terwujudnya desa yang mandiri secara ekonomi.